Langsung ke konten utama

Hari Lahir

Hai, waktu begitu cepat berlalu ya. Sampai akhirnya semesta membawamu ke titik ini, titik dimana kau berhasil bertambah usia, detik yang kau pijak saat ini adalah bukti bahwa kau berhasil melewati semua perjalanan hidupmu. Kau berhasil melewati susah senangnya kehidupan, cerah peliknya perjalanan, kau hebat, kau luar biasa. Cobaan tidak membuatmu tumbang, kau selalu mampu bertahan, meskipun kau di titik diterendahmu. Aku senang, kau tidak pernah berfikir untuk benar-benar menyerah. Kau bersyukur untuk hidupmu. Kau memang tidak sempurna, begitu pula aku. Manusia diciptakan untuk memiliki kekurangan, karena itu mereka butuh untuk saling melengkapi.

Terima kasih sudah ada, terima kasih sudah hadir. Terima kasih sudah mengisi duniaku, yang awalnya biasa menjadi lebih bermakna. Terima kasih telah membuatku mengerti apa arti kehidupan. Sudah menemaniku di setiap masalah dalam hidupku. Kau berharga, lebih dari yang kau tahu, aku tidak tahu bagaimana caranya agar kau mengetahui seberapa pentingnya kau dalam hidupku. Karena memang tidak akan bisa diungkapkan dengan kata-kata. Juga.. maaf, maaf bila aku tidak bisa menjadi seperti yang kau harapkan. Maaf bila yang kau cari tidak ada dalam diriku, maaf aku tidak sesempurna itu.

Oh ya, makasih sudah mewujudkan mimpi mimpi sederhanaku, mimpi yang ketika tidak ada kamu, siapa lagi yang membantuku mewujudkannya. Kau tahu aku suka berkelana, aku selalu jatuh cinta dengan berkelana, terima kasih telah membawaku menyusuri waktu, ah terlalu banyak terimakasih, tapi aku begitu bahagia. Meskipun terkadang tujuan kita tidak berhasil kita dapatkan, tapi perjalanan, proses, perjuangan itu yang bermakna untukku.

Aku tidak tahu sampai kapan kita dibersamakan, aku tidak tahu sapai kapan waktu membawa kita untuk berhenti. Entah itu akhir yg membahagiakan atau sebaliknya. Tapi aku berharap kita memiliki akhir yang baik sebagaimana pertemuan kita.

Namun dibalik semua itu, kau menemaniku tumbuh, kau membuatku menjadi manusia yang tidak mudah rapuh. Kau selalu percaya bahwa aku kuat. Terima kasih meski kau tau aku tidak sekuat itu.

Tapi apapun akhirnya nanti, bila saja nanti akhir yang kita dapat bukanlah bersama. Tidak apa-apa, semua akan baik baik saja. Tetaplah bahagia, selalulah belajar menerima semuanya, ikhlas. Apapun yang nanti akan semesta hilangkan, apapun yg nanti semesta ambil darimu, percayalah akan ada hal yang jauh lebih baik yang diberi, sebuah hal yang jauh lebih indah. Semesta tidak pernah ingkar untuk itu, percayalah.

Tapi, yang kudoakan sekarang adalah semoga kita tetap diberi izin untuk bersama, tetap menciptakan harapan dan mimpi di dunia kita, lalu kita ikuti alurnya.

Selamat hari lahir ke dunia, I hope you can always be better. Selamat bertambah usia, hopefully more happy. Semoga kau berhasil mewujudkan mimpi-mimpimu apapun itu  bermimpilah semustahil apapun, kau hanya perlu percaya kepada dirimu sendiri dan mimpimu, jangan ragu untuk memulai. I always believe you will be someone great.

Sekali lagi, selamat ulang tahun. Tetaplah membumi, semoga kesibukan tidak membuat kita saling lupa. Semoga lekas perpisahan, kita segera dipertemukan, dalam keadaan baik, pada masanya nanti.

Love greetings from eme, to you.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Do'a, Kita, dan Alam Raya

Tidak mampu kupercayai lebih dalam lagi, karena ini sudah cukup membuatku memahami. Perasaan ini tumbuh melebihi perkiraan awal yang kukira. Semakin tumbuh lebih, setiap harinya, setiap detik yang kulewatkan bersamanya, setiap bahagia yang tercipta, setiap mata dan senyumnya yang memantul dalam ingatan, setiap rasa sakit yang ada, setiap ingatan yang memenuhi pikiran bahkan alam bawah sadar. Semua itu menjadikan perasaanku yang kini tidak lagi memiliki kapasitas, tidak terbatas. Hingga lebihnya perasaan itu, tidak peduli sesakit apa rasanya terkhianati, sekecewa apapun dengannya, semenyakitkan apapun ketika dia bersama seseorang yang lain dibelakangku, aku selalu mampu menerimanya kembali tanpa memperdulikan rasa sakit yang tidak akan pernah pudar. Karena, sekali lagi, perasaan itu selalu mampu mengalahkan rasa sakit. Aku takut jika suatu saat nanti, bila waktunya telah selesai, aku tidak lagi bersamanya, lalu bagaimana rindu akan tersampaikan? Dimana aku bisa menemukan seseorang seper...

Same Heart

"Forcing the foot to walk away from the end of the story." "I want to get well and stop loving, because as for as i go we just turn at this point." --- Iya, kau benar, Kekasih. Sejauh apapun kita pergi, sekuat apapun kita mencoba merela, kita selalu kembali pada titik yang sama. Padahal, masing-masing sudah ingin lepas dari perasaan. Namun, entah apa yang membuat rasa ini tertahan dalam dada. Sebenarnya, aku pun lelah. Tidakkah kau juga lelah terombang-ambing dalam perasaanmu? Seperti tidak lagi memiliki arah, seperti terjebak dalam jalan buntu namun kita tidak boleh berbalik arah. Rumit, memang. Tidak ada persoalan yang mudah jika mengenai perasaan, tidak ada hal yang instan untuk ini. Apalagi jika kenangan mulai merenggut kesadaran. Kenangan yang pernah membuatku begitu mencintai kehidupan. Sayang, hanya sebatas memori yang tidak bisa lagi dijalani kembali. Aku mengerti, Semesta memiliki maksud untuk memisahkan dua pasang manusia: pilihan yang tidak tep...