Hampir dua tahun. Bukan perjalanan singkat, waktu yang padat, kebersamaan yang erat, cerita beribu bahagia dan derita. Terlalu banyak kenangan yang berhasil tercipta, begitu banyak mimpi yang telah terikrar. Lalu, apakah adil bila semua itu selesai begitu saja?
Patah hati paling menyakitkan adalah kehilangan satu persatu sahabat. Mari kukenalkan dengan sahabat hebat dalam hidupku. I have three best friends, and they are perfect. Kami pernah berharap tidak akan memiliki masalah yang besar, namun seiring waktu berlalu, kami justru mendapat masalah yang begitu curam dan semakin rumit. Berkali-kali, seakan sudah menjadi hal wajib dalam hubungan kami.
Hanya saja kami tidak semudah itu untuk hancur dan dihancurkan. Kami memang pernah hampir menyerah dengan keadaan ketika dilanda masalah. Tapi, Tuhan memberi kita jalan. Mimpi, tekad, kebersamaan kami lebih berharga dari apapun. Maka, keputusan terbaik bukanlah saling meninggalkan.
---
adakala kita saling meninggalkan
zona nyaman selama kita bersama
demi mimpi dan cita yang menunggu di gapai
adakala kita tidak saling berkabar
namun tetap saling mendoakan
Kawan, mari kita luluhkan yang beku, meruntuhkan yang keras, meluruskan yang menyimpang, satukan perbedaan, kita selamanya. Dunia fana, tapi kisah kita abadi.
Kita dari awal sama-sama, bikin mimpi sama-sama, sampai akhir pun harus tetap seperti awal. Jangan berubah untuk pergi, perjalanan kita tidak sesingkat itu.
Tidak adil bila harus diberhentikan begitu saja.
Jika nanti waktu perpisahan akhirnya kita pijaki, waktu dimana kita saling meninggalkan. Bukan mengakhiri kisah, tapi memperjuangkan akhir kisah. Iya, mimpi. Dan saat itu, aku akan menjadi orang pertama yang selalu percaya kita akan kembali, utuh. Langkahkan kaki kepergian untuk kembali. Bila kalian menghilang, aku percaya aku bisa menemukan kalian. Kalian adalah kesedihan yang disuarakan, kebahagiaan yang utuh. Tetaplah selalu bahagia, untuk diri kalian sendiri.
---
Mereka adalah langkah tertatih menuju mimpi yang masih sembunyi. Iya, we are big dreamer. Kami adalah pemilik mimpi-mimpi paling mustahil, tapi kami percaya mimpi itu akan jadi milik kami.
Seperti kata Boy Candra, "Didunia ini, hal yang tidak mungkin terjadi sekali pun, selalu mungkin terjadi di masa depan."
Sejauh apapun nanti kalian melangkah, sesusah apapun jalannya. Jangan menyerah, banyak hal yang membuat kalian harus tetap bertahan. Jangan mundur, kalian bisa.
Jadikan yang berlalu sebagai pelajaran, masalah adalah rutinitas di setiap perjalanan. Jangan saling membenci kesalahan. Kita pasti bisa lebih tangguh menghadapi setiap cobaan yang sebenarnya adalah teguran.
Ketika jatuh, bangkit! Ketika hancur, bangun kembali! Ketika patah, semangat! Kalian adalah orang-orang hebat yang kutemui.
Hariku dihantam kebahagiaan aku memiliki kalian, kita sempurna bersama. Bila aku sukses nanti, kalian adalah bagian berharga didalamnya.
Eiffel tower, wait for us!
Patah hati paling menyakitkan adalah kehilangan satu persatu sahabat. Mari kukenalkan dengan sahabat hebat dalam hidupku. I have three best friends, and they are perfect. Kami pernah berharap tidak akan memiliki masalah yang besar, namun seiring waktu berlalu, kami justru mendapat masalah yang begitu curam dan semakin rumit. Berkali-kali, seakan sudah menjadi hal wajib dalam hubungan kami.
Hanya saja kami tidak semudah itu untuk hancur dan dihancurkan. Kami memang pernah hampir menyerah dengan keadaan ketika dilanda masalah. Tapi, Tuhan memberi kita jalan. Mimpi, tekad, kebersamaan kami lebih berharga dari apapun. Maka, keputusan terbaik bukanlah saling meninggalkan.
---
adakala kita saling meninggalkan
zona nyaman selama kita bersama
demi mimpi dan cita yang menunggu di gapai
adakala kita tidak saling berkabar
namun tetap saling mendoakan
Kawan, mari kita luluhkan yang beku, meruntuhkan yang keras, meluruskan yang menyimpang, satukan perbedaan, kita selamanya. Dunia fana, tapi kisah kita abadi.
Kita dari awal sama-sama, bikin mimpi sama-sama, sampai akhir pun harus tetap seperti awal. Jangan berubah untuk pergi, perjalanan kita tidak sesingkat itu.
Tidak adil bila harus diberhentikan begitu saja.
Jika nanti waktu perpisahan akhirnya kita pijaki, waktu dimana kita saling meninggalkan. Bukan mengakhiri kisah, tapi memperjuangkan akhir kisah. Iya, mimpi. Dan saat itu, aku akan menjadi orang pertama yang selalu percaya kita akan kembali, utuh. Langkahkan kaki kepergian untuk kembali. Bila kalian menghilang, aku percaya aku bisa menemukan kalian. Kalian adalah kesedihan yang disuarakan, kebahagiaan yang utuh. Tetaplah selalu bahagia, untuk diri kalian sendiri.
---
Mereka adalah langkah tertatih menuju mimpi yang masih sembunyi. Iya, we are big dreamer. Kami adalah pemilik mimpi-mimpi paling mustahil, tapi kami percaya mimpi itu akan jadi milik kami.
Seperti kata Boy Candra, "Didunia ini, hal yang tidak mungkin terjadi sekali pun, selalu mungkin terjadi di masa depan."
Sejauh apapun nanti kalian melangkah, sesusah apapun jalannya. Jangan menyerah, banyak hal yang membuat kalian harus tetap bertahan. Jangan mundur, kalian bisa.
Jadikan yang berlalu sebagai pelajaran, masalah adalah rutinitas di setiap perjalanan. Jangan saling membenci kesalahan. Kita pasti bisa lebih tangguh menghadapi setiap cobaan yang sebenarnya adalah teguran.
Ketika jatuh, bangkit! Ketika hancur, bangun kembali! Ketika patah, semangat! Kalian adalah orang-orang hebat yang kutemui.
Hariku dihantam kebahagiaan aku memiliki kalian, kita sempurna bersama. Bila aku sukses nanti, kalian adalah bagian berharga didalamnya.
Eiffel tower, wait for us!
Komentar
Posting Komentar